Pernyataan resmi tersebut menyebut Khamenei sebagai seorang “martir” yang gugur saat menjalankan tugas negara. Pemerintah menegaskan bahwa kematiannya akan menjadi titik awal kebangkitan baru dalam perjuangan melawan pihak-pihak yang mereka sebut sebagai penindas.
Penutupan wilayah udara itu dilakukan segera setelah muncul laporan mengenai serangan udara di sejumlah wilayah Iran, termasuk ibu kota, Teheran.