1. Akurasi & Verifikasi
- Mengutamakan sumber primer dan dokumen resmi bila tersedia.
- Melakukan konfirmasi silang (cross-check) untuk isu sensitif/berdampak besar.
- Menandai informasi yang masih berkembang dan melakukan pembaruan jika ada fakta baru.
2. Keberimbangan & Konteks
- Menghadirkan perspektif pihak terkait secara proporsional.
- Menghindari framing yang menyesatkan serta memisahkan fakta dan opini.
3. Judul, Gambar, dan Kutipan
- Judul harus mewakili substansi isi, tidak memelintir fakta.
- Penggunaan foto/video memperhatikan konteks, etika, dan hak cipta.
- Kutipan disajikan sesuai maksud narasumber dan tidak dipotong sehingga menyesatkan.
4. Isu Hukum & Kriminal
- Menjunjung praduga tak bersalah.
- Menghindari penyebaran identitas korban kekerasan seksual dan anak.
- Menghindari detail yang dapat memicu vigilante, doxxing, atau intimidasi.
5. Anak, Kelompok Rentan, dan Privasi
- Melindungi identitas anak dan pihak rentan dalam kasus tertentu.
- Menghindari konten yang dapat memicu stigma atau diskriminasi.
- Menghormati privasi dalam pemberitaan (kecuali ada kepentingan publik yang jelas).
6. Konten Sensitif
Untuk konten yang berpotensi mengganggu (mis. kekerasan/tragis), kami dapat menambahkan peringatan konten atau menyamarkan visual bila diperlukan.
7. Koreksi, Ralat, dan Pembaruan
Kesalahan faktual akan dikoreksi secepatnya. Rincian mekanisme ada di halaman Kebijakan Koreksi & Ralat.
8. Konten Sponsor & Iklan
Konten sponsor/advertorial diberi label yang jelas. Keputusan editorial tetap berada pada redaksi.
9. Pengaduan
Pengaduan terkait pemberitaan dapat dikirim melalui halaman Kontak Redaksi. Redaksi akan meninjau dan merespons sesuai prosedur.