Setneg - Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi
Indonesia–India Perkuat Kemitraan Digital & AI: Dampaknya buat Startup, Talenta, dan Kedaulatan Data
Jakarta—Indonesia dan India kian “serius-serius santai” membangun poros kerja sama digital dan kecerdasan artifisial (AI), bukan sekadar seremoni, tapi mengarah ke paket kolaborasi yang bisa langsung menyentuh ekosistem startup, pengembangan talenta, sampai isu sensitif seperti kedaulatan data.
Penguatan ini mengemuka dalam pertemuan bilateral di New Delhi pada 18 Februari 2026, di sela AI Impact Summit, yang dipimpin Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria dan Sekretaris Kementerian Elektronika & TI India (MeitY) S. Krishnan.
Bagi Indonesia, ini adalah “diplomasi teknologi” versi terbaru: mengunci akses ke pengetahuan, standar, dan jejaring industri—sekaligus menegosiasikan kepentingan nasional—di tengah perebutan pengaruh digital di Asia.
Jika biasanya kerja sama bilateral terasa abstrak, paket Indonesia–India kali ini cukup konkret karena dibingkai sebagai penguatan ekosistem AI yang inklusif namun “berdaulat”, dengan penekanan pada keamanan, kepatuhan regulasi, dan perlindungan data nasional.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.