Di satu sisi, mesin politik partai koalisi mulai memanaskan narasi perpanjangan kekuasaan hingga dua periode. Namun di sisi lain, dua tahun kabinet berjalan justru dibanjiri sorotan tajam dari para ekonom, pengamat politik, hingga masyarakat sipil yang menyodorkan deretan data terkait kegagalan pemerintah di berbagai sektor krusial.