Bank Indonesia Intervensi Ketat Rupiah Guna Redam Dampak Kebijakan MSCI
Jakarta, Aktualis.ID - Bank Indonesia mengambil langkah intervensi pasar secara agresif pada perdagangan awal pekan untuk meredam tekanan tajam terhadap nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan. Tekanan domestik ini terjadi sebagai eskalasi dari dampak lanjutan penyesuaian bobot portofolio oleh Morgan Stanley Capital International yang memicu gelombang aksi jual modal asing di lantai bursa.
Otoritas moneter memastikan instrumen triple intervention dikerahkan secara maksimal guna menjaga stabilitas makroekonomi nasional yang bergejolak sejak pekan lalu. Fokus utama kebijakan darurat ini diarahkan untuk mengamankan cadangan devisa sekaligus menjamin likuiditas valuta asing tetap terjaga di tengah kepanikan pasar keuangan.
Tekanan jual yang masif pada instrumen saham berkapitalisasi besar memaksa IHSG terperosok ke zona merah, sementara rupiah terus terdepresiasi mendekati level psikologis baru terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini menuntut respons cepat dari bank sentral agar volatilitas pasar tidak menjalar ke sektor riil.
"Kami mengerahkan seluruh instrumen bauran kebijakan moneter untuk mengendalikan volatilitas nilai tukar rupiah dan memastikan pasar keuangan domestik tetap berfungsi secara normal di tengah tekanan eksternal," ujar Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dalam konferensi pers darurat di Jakarta pada Senin.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.