Bareskrim Bongkar Pemalsuan Beras Fortifikasi Senilai Rp69 Miliar

Redaksi - Bareskrim Bongkar Pemalsuan Beras Fortifikasi Senilai Rp69 Miliar

Jakarta, Aktualis.ID - Bareskrim Polri membongkar sindikat pemalsuan dan perdagangan lima merek beras fortifikasi ilegal yang beroperasi lintas wilayah di Indonesia dengan meraup keuntungan haram mencapai Rp69 miliar. Praktik curang ini terbongkar setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan mendalam terkait peredaran pangan bersubsidi dan berfortifikasi vitamin yang tidak memenuhi standar mutu kesehatan nasional. Beras palsu tersebut dikemas sedemikian rupa menggunakan karung merek ternama untuk mengelabui masyarakat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi berat.

Dalam pengungkapan kasus ini, aparat kepolisian menyita ribuan karung beras oplosan serta sejumlah peralatan pengemasan modern di beberapa gudang penyimpanan pelaku. Sindikat tersebut memanfaatkan situasi tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pangan bernutrisi tinggi dengan memproduksi beras fortifikasi abal-abal yang sama sekali tidak mengandung vitamin dan mineral sebagaimana tertera pada label kemasan. Tindakan kejahatan ini dinilai sangat membahayakan kesehatan konsumen luas.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Modus operandi yang dijalankan oleh para pelaku tergolong rapi dan terorganisir karena mereka mencampurkan beras kualitas rendah dengan bahan kimia pemutih lalu memasukkannya ke dalam kemasan lima merek beras fortifikasi resmi. Beras-beras ilegal itu kemudian didistribusikan ke pasar-pasar tradisional serta toko kelontong di berbagai daerah dengan harga yang sedikit di bawah pasaran agar cepat terserap pembeli. Keuntungan fantastis sebesar Rp69 miliar berhasil dikumpulkan sindikat tersebut dalam kurun waktu operasi beberapa bulan terakhir.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kejahatan pangan yang langsung menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Kepolisian berkomitmen untuk membongkar tuntas jaringan distribusi pangan ilegal ini hingga ke akar-akarnya, termasuk memburu para pemodal utama yang mendanai operasional sindikat pemalsuan tersebut. "Kami bergerak cepat untuk menghentikan peredaran beras bodong ini karena dampaknya sangat merugikan kesehatan masyarakat dan mencederai keadilan ekonomi di tengah situasi yang menantang," ujar perwira tinggi tersebut di Mabes Polri.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement