Guru Besar UGM Ungkap 57 Ribu Orang Utan Terdampak Karhutla Parah
Jakarta, Aktualis.ID - Sebanyak 57.000 individu orang utan dilaporkan terdampak langsung oleh bencana kebakaran hutan dan lahan yang meluas di berbagai wilayah habitusnya. Angka masif ini mencakup populasi yang mengalami kerusakan habitat, gangguan kesehatan akibat asap, hingga kematian yang sebagian besar tidak tercatat dalam laporan resmi pemerintah.
Temuan krusial tersebut memicu gelombang desakan keras terhadap Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Badan Konservasi Sumber Daya Alam. Otoritas berwenang dituntut segera membuka data riil terkait tingkat kematian satwa dilindungi tersebut serta mengevaluasi total efektivitas penanganan darurat di lapangan.
Desakan ini muncul menyusul minimnya transparansi data penanganan darurat satwa selama musim kemarau panjang yang memicu rentetan karhutla di kantong-kantong populasi satwa liar. Hingga kini, publik konservasi menilai respons pemerintah masih berjalan lamban dan sektoral.
"Kami mendesak KLHK dan BKSDA untuk tidak menutup mata atas skala bencana ekologis ini. Sebanyak 57.000 orang utan adalah angka yang sangat besar dan mengancam masa depan spesies ini di alam liar," tegas salah satu pemerhati satwa liar nasional saat dikonfirmasi di Yogyakarta, Minggu.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.