Karhutla Tanjung Puting Meluas Akibat Defisit Alat Pemadam Darurat

Redaksi - Karhutla Tanjung Puting Meluas Akibat Defisit Alat Pemadam Darurat

Pangkalan Bun, Aktualis.ID - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di kawasan konservasi nasional Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, hingga Senin (12/10/2026), akibat kendala teknis dan minimnya kesiapan posko darurat daerah. Petugas di lapangan kewalahan memadamkan api karena jarak tempuh yang jauh serta defisit alat pemadam api ringan dan pompa punggung.

Kepala Balai Taman Nasional Tanjung Puting, Bambang Supriyanto, mengakui bahwa posko darurat daerah terlambat merespons eskalasi titik api sejak laporan awal diterima pekan lalu. Keterlambatan ini dipicu oleh prosedur birokrasi pengadaan logistik yang kaku di tingkat kabupaten.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

"Kami menghadapi hambatan serius terkait mobilitas logistik dan ketersediaan mesin pompa air di titik-titik gambut yang sulit dijangkau melalui jalur darat maupun sungai," ujar Bambang saat dikonfirmasi di Pangkalan Bun, Senin (12/10/2026).

Sementara itu, Koordinator Aliansi Pemerhati Lingkungan Kalimantan, Rahmat Hidayat, menilai evaluasi berkala terhadap posko darurat daerah selama ini hanya menjadi formalitas. Menurutnya, ancaman kabut asap kini sudah mulai berdampak buruk terhadap jarak pandang dan aktivitas warga sekitar kawasan konservasi.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement