Kebakaran Hutan Gunung Arjuno Hanguskan 736 Hektare Lahan
Titik api pertama kali terdeteksi oleh sistem pemantauan satelit pada awal pekan ini dan dengan cepat merembet ke berbagai arah akibat tiupan angin kencang serta timbunan serasah kering di lantai hutan. Vegetasi yang didominasi oleh rumput savana dan pohon pinus membuat api menjalar dengan kecepatan tinggi.
Sejumlah personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Polhut, relawan masyarakat peduli api, serta Tim Reaksi Cepat BPBD terus berjibaku membuat jalur sekat bakar secara manual. Pembuatan sekat bakar ini bertujuan untuk memutus rantai penjalaran api agar tidak semakin meluas ke kawasan hutan lindung di sekitarnya.
Komandan Satuan Tugas Pemadaman Kebakaran Hutan, Kolonel Infanteri Hendri Prasetyo, menjelaskan bahwa operasi darat dan udara dikoordinasikan secara intensif guna memaksimalkan efektivitas penyiraman air dari udara serta penyekatan di darat.
"Kami mengerahkan lebih dari trengginas personel gabungan yang siaga 24 jam di posko taktis. Kendala angin kencang di puncak gunung sering kali mengubah arah api secara tiba-tiba," kata Hendri dalam keterangan pers terbarunya.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.