Kelas Menengah Indonesia Alami Penurunan Kualitas Hidup Akibat Tekanan Ekonomi

Redaksi - Kelas Menengah Indonesia Alami Penurunan Kualitas Hidup Akibat Tekanan Ekonomi

Jakarta, Aktualis.ID - Sebagian besar masyarakat kelas menengah di Indonesia mengalami fenomena penurunan kualitas hidup atau downgrade akibat tekanan ekonomi yang persisten sepanjang tahun berjalan. Tekanan biaya hidup yang melambung tinggi, stagnasi upah, serta minimnya perluasan lapangan kerja formal memaksa kelompok ini mengurangi porsi pengeluaran sekunder dan tersier demi mempertahankan kebutuhan pokok.

Data resmi dari Badan Pusat Statistik mencatat bahwa proporsi pengeluaran penduduk kelas menengah terhadap total pengeluaran nasional mengalami tren pelemahan secara berkelanjutan. Penurunan ini tidak hanya berdampak pada berkurangnya tabungan rumah tangga, tetapi juga memicu pergeseran drastis pada pola konsumsi masyarakat yang sebelumnya berada di kategori matang secara finansial.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Faktor utama pemicu pergeseran daya beli ini berakar dari lonjakan harga komoditas pangan, kenaikan tarif energi, serta beban bunga pinjaman yang kian memberatkan sektor rumah tangga. Tekanan tersebut mempersempit ruang fiskal keluarga kelas menengah sehingga mereka terpaksa mengalihkan pembelian ke produk-produk dengan spesifikasi lebih rendah guna menyiasati keterbatasan likuiditas.

Menurut Ekonom Senior dari Center of Reform on Economics Indonesia, Mohammad Faisal, fenomena penurunan kualitas hidup kelas menengah ini merupakan lampu kuning bagi stabilitas perekonomian nasional. Konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi motor utama pertumbuhan produk domestik bruto terancam mengalami pelemahan mendalam apabila tidak segera diantisipasi.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement