Pihak kementerian menilai bahwa ruang digital memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik yang positif. Oleh karena itu, momentum Hari Santri Nasional tahun ini diarahkan untuk mendominasi percakapan di berbagai platform media sosial seperti X, Instagram, dan TikTok.

Penggunaan twibbon serentak ini juga menjadi bagian dari rangkaian acara menyambut puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026. Berbagai kegiatan pendukung lainnya telah disiapkan secara hibrida, memadukan partisipasi luring di pesantren dan keterlibatan daring di dunia maya.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

"Pesantren tidak boleh tertinggal dalam arus transformasi digital, termasuk dalam hal amplifikasi pesan-pesan kebangsaan dan perdamaian melalui media sosial," tambah pejabat tersebut menegaskan urgensi kampanye digital ini.

Sejumlah pimpinan pondok pesantren menyambut baik instruksi tersebut dan menyatakan kesiapan santri mereka untuk ambil bagian. Mereka menilai langkah ini efektif untuk menunjukkan eksistensi santri dalam memajukan peradaban modern tanpa meninggalkan akar tradisi keagamaan.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement