"Insiden ini kembali menyoroti urgensi pembaruan armada kapal penumpang dan pengetatan inspeksi rutin. Banyak kapal yang beroperasi dengan usia di atas rata-rata, dan ini menjadi bom waktu jika tidak diawasi secara ketat. Hilangnya kontak nakhoda juga mengindikasikan adanya potensi kegagalan dalam rantai komando darurat," kata Dr. Ir. Surya Atmaja, pakar keselamatan maritim dari Universitas Hasanuddin. Ia menekankan pentingnya audit menyeluruh terhadap kelaikan kapal dan pelatihan tanggap darurat bagi seluruh kru.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih berupaya memadamkan sisa api di KM Mutiara Sentosa yang kini mengapung dan mencari nakhoda yang hilang. Penyelidikan lebih lanjut oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) diharapkan dapat mengungkap akar masalah dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga
Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement