Kritik Tajam Dua Tahun Prabowo: Mahasiswa Lepas Almamater di Tugu Tani, Bawa Rapor Merah dan Ancam Aksi Skala Besar

Redaksi - Kritik Tajam Dua Tahun Prabowo: Mahasiswa Lepas Almamater di Tugu Tani, Bawa Rapor Merah dan Ancam Aksi Skala Besar

Selain krisis ekonomi dan ekologi, mahasiswa menggugat kemunduran demokrasi melalui tuntutan penghentian pembatasan kebebasan berpendapat dan pemberantasan KKN. Menguatnya dinasti politik dan represi aparat terhadap kritik masyarakat dinilai mengembalikan Indonesia ke era kegelapan demokrasi.

Istana kini berpacu dengan waktu. Hafidz secara terbuka menantang negara dengan menyatakan bahwa dokumen yang dilayangkan ke kepolisian murni surat pemberitahuan, bukan permohonan izin. "Untuk tanggal 28 itu tepat pada Sumpah Pemuda. Kami menyerukan suara generasi muda yang saat ini merasa sudah tertindas dan sudah cukup," pungkasnya. Dengan 3.000 personel gabungan yang dikerahkan menjaga 33 titik aksi serentak hingga ke Yogyakarta dan Makassar, gelombang demonstrasi tanpa almamater ini mengirimkan satu pesan tajam: ruang toleransi publik terhadap inkompetensi tata kelola negara telah habis.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga
Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement