Pemerintah Indonesia Teken MoU Badr Perkuat Pertahanan Bersama Tiga Negara
Redaksi - Pemerintah Indonesia Teken MoU Badr Perkuat Pertahanan Bersama Tiga Negara
Dari sisi pembiayaan, pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran khusus yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dalam pos belanja modal pertahanan. Alokasi dana tersebut diproyeksikan terserap secara bertahap selama tiga tahun anggaran ke depan guna menjamin kesinambungan proyek modernisasi yang telah disepakati bersama ketiga negara mitra.
Selain pengadaan perangkat keras, implementasi teknis kesepakatan ini menitikberatkan pada interoperabilitas militer atau kemampuan sistem komunikasi dan persenjataan lintas matra untuk saling terhubung secara real-time. Hal ini dinilai krusial untuk memangkas rantai komando taktis apabila terjadi kontijensi militer di perbatasan yurisdiksi nasional.
"Kami sepakat membangun protokol komunikasi data militer yang tersinkronisasi sehingga pasukan dari masing-masing negara dapat beroperasi secara padu dalam misi kemanusiaan maupun pertahanan strategis," tambah pejabat tinggi Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan.
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, khususnya Komisi I yang membidangi urusan pertahanan, menyatakan akan melakukan fungsi pengawasan ketat terhadap pelaksanaan teknis MoU Badr. Parlemen mendesak agar setiap klausul kerja sama menjunjung tinggi prinsip politik luar negeri bebas aktif serta kedaulatan penuh negara tanpa intervensi asing.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.