Riset Buktikan Konsumsi Konten AI Berlebihan Rusak Daya Ingat Manusia
Redaksi - Riset Buktikan Konsumsi Konten AI Berlebihan Rusak Daya Ingat Manusia
"Ketergantungan terhadap konten instan buatan mesin membuat otak kita kehilangan latihan penting untuk menyaring dan merekam informasi secara mandiri," ujar praktisi teknologi informasi nasional, Dr. Aris Prasetyo, saat dimintai konfirmasi pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Aris menambahkan bahwa fenomena penurunan daya ingat ini bukan sekadar kelelahan mental biasa, melainkan bentuk atrofi kognitif ringan akibat minimnya tantangan bagi otak untuk berpikir kritis. Pengguna digital sering kali mengandalkan sistem penyimpanan eksternal ketimbang kapasitas memori biologis mereka.
Dari sudut pandang kesehatan, para dokter spesialis saraf juga mencatat peningkatan keluhan terkait penurunan fungsi memori jangka pendek di kalangan pekerja muda yang intensif menggunakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Otak manusia memerlukan proses pencarian dan kesalahan untuk memperkuat jalur saraf.
"Secara medis, memori membutuhkan proses encoding dan konsolidasi yang aktif. Jika semua informasi disuapi oleh kecerdasan buatan tanpa usaha kognitif, jalur pembentukan memori akan melemah dari waktu ke waktu," tegas dokter spesialis saraf RS Cipto Mangunkusumo, Dr. dr. Melati Suryowati, Sp.S.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.