Tim SAR Evakuasi 460 Penumpang KMP Batumandi dan Selidiki Insiden
Jakarta, Aktualis.ID - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 460 penumpang dari KMP Batumandi yang mengalami insiden pelayaran di perairan setempat, dengan 11 korban di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut akibat luka-luka dan syok. Proses evakuasi darurat ini melibatkan koordinasi intensif antara Badan SAR Nasional, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta unsur TNI Angkatan Laut yang mengerahkan sejumlah kapal cepat ke lokasi kejadian sejak laporan darurat diterima.
Otoritas pelabuhan kini langsung bergerak mengumpulkan data manifes penumpang guna mencocokkan jumlah total jiwa di atas kapal dengan manifest resmi yang dikeluarkan sebelum keberangkatan. Penyelidikan awal terhadap penyebab insiden pelayaran KMP Batumandi mulai dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi bersama tim ahli maritim guna mengidentifikasi potensi kegagalan teknis maupun faktor cuaca ekstrem yang mungkin memicu kecelakaan laut tersebut.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan menyatakan bahwa fokus utama penyelidikan saat ini adalah memeriksa kondisi mesin, sistem navigasi, serta dokumen kelaiklautan kapal sebelum insiden terjadi. "Kami menurunkan tim investigasi independen untuk memeriksa seluruh rekaman komunikasi anjungan dan mengumpulkan keterangan dari nakhoda serta anak buah kapal guna mengetahui akar permasalahan insiden ini," ujar pejabat otoritas pelabuhan tersebut saat memberikan keterangan pers di posko darurat.
Berdasarkan data manifes yang dirilis otoritas pelabuhan, KMP Batumandi mengangkut ratusan penumpang serta puluhan kendaraan berbagai golongan sebelum insiden membahayakan tersebut berlangsung di tengah alur pelayaran padat. Kecepatan respons dari posko evakuasi darurat dinilai krusial dalam mencegah jatuhnya korban jiwa lebih banyak, mengingat kondisi gelombang di sekitar lokasi sempat menyulitkan proses penurunan sekoci penyelamat.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.