Babak Baru Polri di Tangan Suyudi Ario Seto, Ini Agenda Besarnya

Redaksi - Babak Baru Polri di Tangan Suyudi Ario Seto, Ini Agenda Besarnya

Jakarta, Akttualis.id Pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri membuka fase baru dalam perjalanan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pergantian pucuk pimpinan membawa harapan sekaligus tuntutan agar institusi kepolisian semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Suyudi langsung dihadapkan pada sejumlah pekerjaan yang tidak sederhana, baik di internal maupun eksternal institusi. Karena itu, masa awal kepemimpinannya akan menjadi periode penting untuk menentukan arah kebijakan Polri. Konsolidasi internal menjadi pintu masuk sebelum berbagai agenda tersebut dijalankan.

Alih-alih langsung melakukan perubahan besar, Suyudi memilih mengevaluasi program yang telah berjalan sebelumnya. Langkah ini menunjukkan adanya perhatian terhadap kesinambungan kebijakan di lingkungan Polri. Program yang masih dinilai relevan akan dilanjutkan, sedangkan bagian yang membutuhkan perbaikan akan dievaluasi. Pendekatan tersebut memberi ruang bagi kepemimpinan baru untuk melihat persoalan berdasarkan kondisi di lapangan. Evaluasi sekaligus menjadi dasar untuk menentukan agenda prioritas berikutnya.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Salah satu pekerjaan penting yang berada di depan Suyudi adalah memperkuat pelayanan publik kepolisian. Pelayanan merupakan salah satu bentuk interaksi paling langsung antara masyarakat dengan institusi Polri. Mulai dari penerimaan laporan hingga pelayanan administrasi, masyarakat berhadapan langsung dengan aparat kepolisian. Karena itu, kualitas pelayanan dapat menjadi salah satu ukuran kehadiran negara di tengah masyarakat. Perbaikan pada sektor tersebut menjadi bagian penting dari agenda kepemimpinan baru.

Komitmen terhadap pelayanan publik juga tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Suyudi membawa program kerja bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai salah satu arah kepemimpinannya. Konsep tersebut menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai pihak yang menerima pelayanan kepolisian. Masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Hubungan dua arah menjadi salah satu aspek yang akan diuji melalui implementasi program tersebut.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement