Polri juga membuka posko pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis. Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi dan bantuan bagi masyarakat.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo disebut memberikan atensi khusus terhadap kasus yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan tersebut.