Lima Polisi Teladan Raih Hoegeng Awards 2026, Soroti Tantangan Reformasi Institusi
"Penghargaan ini bukan hanya tentang individu, melainkan cerminan komitmen Polri untuk terus berbenah dan melayani masyarakat dengan integritas," ujar Jenderal Polisi (Purn.) Tito Karnavian, Ketua Komite Hoegeng Awards 2026, dalam sambutannya. "Mereka adalah mercusuar yang menunjukkan bahwa perubahan positif itu nyata di tubuh kepolisian, dan harus menjadi inspirasi bagi setiap anggota Polri."
Namun, Dr. Indah Permata, sosiolog dari Universitas Indonesia yang fokus pada isu kepolisian, menyoroti bahwa pekerjaan rumah Polri masih panjang. "Meskipun ada individu-individu luar biasa seperti para peraih Hoegeng Awards ini, tantangan sebenarnya adalah bagaimana menjadikan standar etika dan profesionalisme ini sebagai budaya institusi, bukan hanya pengecualian," kata Dr. Indah. "Publik masih menanti konsistensi di semua lini, dari Sabang sampai Merauke, agar kepercayaan dapat pulih sepenuhnya."
Sejarah Hoegeng Awards sendiri dimulai beberapa tahun lalu sebagai respons terhadap desakan publik akan reformasi kepolisian yang lebih mendalam. Penghargaan ini menjadi salah satu upaya konkret untuk mendorong akuntabilitas dan transparansi, meskipun perjalanan menuju Polri yang sepenuhnya dipercaya masih panjang dan memerlukan dukungan berkelanjutan dari semua pihak, baik internal maupun eksternal.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.