Redaksi - Polri Mutasi Puluhan Kapolres dan Kapolrestabes untuk Amankan Wilayah Rawan
Jakarta, Aktualis.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menerbitkan Surat Telegram Mutasi yang mencakup pergantian sejumlah jabatan Kapolres dan Kapolrestabes di berbagai wilayah strategis di Indonesia. Kebijakan ini diambil sebagai langkah penyegaran organisasi sekaligus penyesuaian operasional pengamanan menjelang akhir tahun 2026.
Sejumlah perwira menengah digeser untuk mengisi posisi komando baru, termasuk di beberapa daerah yang dinilai memiliki kerawanan gangguan keamanan tinggi. Rotasi ini mencakup wilayah hukum Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, hingga beberapa polres di kawasan timur Indonesia yang membutuhkan penanganan khusus dalam mitigasi konflik sosial dan kejahatan konvensional.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menyatakan bahwa pergeseran tongkat komando ini sudah melalui evaluasi kinerja yang ketat dan objektif. "Mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memastikan kesiapan operasional satuan di lapangan, khususnya dalam menghadapi eskalasi keamanan akhir tahun," ujarnya di Jakarta, Senin (12/10).
Sementara itu, pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, menilai penempatan perwira di wilayah rawan harus didasarkan pada kompetensi penanganan krisis, bukan sekadar kebiasaan administratif. "Wilayah rawan gangguan keamanan membutuhkan figur Kapolres yang memiliki kemampuan deteksi dini dan komunikasi publik yang efektif," tegasnya.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.