Saling Sindir Mentan Amran dan Mendagri Tito Soal Mafia Pangan: Bawa Nama Noordin M. Top Hingga Kasus PT IBU
Jakarta, Aktualis.ID – Suasana rapat koordinasi di Kantor Kementerian Dalam Negeri pada Senin (12/10/2026) mendadak hangat. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melontarkan kritik tajam mengenai lambatnya penindakan dugaan mafia pangan di Indonesia. Di hadapan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Amran bahkan membandingkan penangkapan gembong teroris Noordin M. Top dengan penanganan praktik curang di sektor pangan yang dinilai belum menyentuh aktor utama.
Pernyataan Amran langsung menyoroti persoalan menahun di sektor pertanian dan pangan, mulai dari dugaan penguasaan pasar oleh segelintir pelaku usaha besar, praktik spekulasi harga, hingga pola penegakan hukum yang kerap berhenti pada tingkatan operasional semata.
Sindiran Noordin M. Top dan Sorotan Terhadap Pemilik Modal
Dalam rapat tersebut, Amran secara terbuka mempertanyakan komitmen dan efektivitas aparat dalam menindak pihak-pihak yang merugikan rantai pasok pangan, terutama ketika aktivitas tersebut terjadi secara terang-terangan di depan mata.
"Noordin M. Top saja bisa ditangkap, sedangkan pihak yang diduga melakukan pelanggaran di sektor pangan dan berada di depan mata justru belum sepenuhnya tersentuh," ujar Amran.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.