Manufaktur Indonesia Lampaui Pertumbuhan Industri Vietnam dan Malaysia

Kendati demikian, pemerintah mengakui bahwa tantangan besar masih menghadang, khususnya dalam menjaga stabilitas rantai pasok global di tengah eskalasi geopolitik dan fluktuasi harga energi dunia. Ketersediaan bahan baku penunjang dan komponen impor tertentu masih membutuhkan mitigasi risiko yang ketat agar tidak mengganggu kontinuitas produksi nasional.

"Kami terus berkoordinasi dengan para pelaku usaha untuk memastikan pasokan bahan baku industri tetap aman tanpa mengandalkan satu sumber saja," kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Asosiasi Pengusaha Indonesia menyambut baik capaian ini namun mengingatkan agar pemerintah tidak lengah terhadap potensi kenaikan biaya logistik domestik maupun internasional. Efisiensi pelabuhan dan penyederhanaan birokrasi ekspor dinilai menjadi kunci penentu daya saing jangka panjang.

"Persaingan di tingkat ASEAN sangat ketat, terutama dengan Vietnam yang agresif menarik investasi asing langsung. Kita harus menjaga kepastian regulasi agar momentum ini tidak terbuang percuma," ungkap Ketua Bidang Perindustrian asosiasi tersebut.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement