Dinas Kesehatan Sinjai Gelar Konsultasi Publik EHRA 2026

Sinjai, Aktualis.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menggelar konsultasi publik Environmental Health Risk Assessment (EHRA) 2026 pada Jumat, 30 Oktober 2026, untuk mendorong pemanfaatan perencanaan lingkungan yang berkelanjutan di daerah tersebut. Kegiatan strategis ini difokuskan untuk membedah data kesehatan lingkungan terbaru guna merumuskan langkah mitigasi sanitasi dan penyediaan air bersih yang lebih terarah di seluruh wilayah Sinjai.

Pelaksanaan konsultasi publik ini melibatkan lintas sektor mulai dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, hingga perwakilan pemerintah kecamatan dan desa. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan tersebut dinilai krusial agar dokumen EHRA 2026 mampu menerjemahkan kondisi riil di lapangan secara akurat dan komprehensif.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Dalam paparannya, Dinas Kesehatan Sinjai membeberkan hasil riset terbaru mengenai indeks risiko kesehatan lingkungan yang mencakup pemetaan buang air besar sembarangan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta akses terhadap sumber air minum layak. Data empiris ini menjadi fondasi utama dalam menyusun program intervensi sanitasi total berbasis masyarakat pada tahun anggaran mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Sinjai menegaskan bahwa penyusunan EHRA tahun ini tidak boleh sekadar menjadi dokumen administratif formal di atas kertas. "Kami memastikan data EHRA 2026 langsung dikonversi menjadi program aksi nyata di tingkat tapak agar masalah sanitasi buruk dan akses air bersih dapat diselesaikan secara sistematis," ujarnya di sela-sela acara.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement