Dinas Kesehatan Sinjai Gelar Konsultasi Publik EHRA 2026

Aspek sanitasi dasar masih menjadi tantangan pelik di beberapa kantong wilayah kabupaten ini. Berdasarkan temuan survei EHRA terbaru, disparitas akses sanitasi layak antara kawasan perkotaan dan perdesaan menuntut intervensi kebijakan yang lebih spesifik dan berkeadilan sosial bagi seluruh warga.

Menanggapi temuan tersebut, pemerintah daerah berkomitmen mengintegrasikan rekomendasi EHRA ke dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun berikutnya. Langkah sinkronisasi ini dirancang agar alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah terserap secara efektif untuk pembangunan infrastruktur sanitasi.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Perwakilan dari Bappeda Sinjai yang hadir dalam forum tersebut menyatakan kesiapannya mengawal hasil kajian lingkungan ini. "Kami akan memastikan setiap indikator risiko kesehatan lingkungan yang dipetakan dalam EHRA masuk ke dalam prioritas pendanaan pembangunan daerah," kata pejabat perencanaan tersebut.

Selain infrastruktur fisik, konsultasi publik ini juga menyoroti pentingnya edukasi perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat. Penguatan kapasitas kader kesehatan desa digadang-gadang sebagai garda terdepan untuk mengubah paradigma warga terhadap pentingnya pengelolaan limbah domestik yang aman.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement