Sapi Temuan Berujung Polemik: Laporan Sepihak di Desa Pusu Picu Dugaan Pencemaran Nama Baik
Desakan Penyelesaian Tegas
Pihak korban bersama para saksi di Desa Pusu mendesak agar pemerintah desa dan aparat setempat segera memanggil saudari Marselina Natonis untuk mengklarifikasi laporan tersebut secara transparan. Langkah ini diambil guna meluruskan persoalan agar tidak menjadi fitnah berkepanjangan yang merusak keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang di Desa Pusu, Kecamatan Amanuban Barat, diharapkan segera memfasilitasi mediasi guna membuka kebenaran secara objektif, memastikan siapa pemilik sah ternak tersebut, serta memberikan sanksi sosial maupun administratif apabila terbukti ada unsur laporan palsu yang merugikan pihak lain.