Redaksi - Arus Modal Keluar Penyesuaian MSCI Rambah SBN dan SRBI
Akibat aksi pelepasan aset tersebut, yield atau imbal hasil SBN mengalami kenaikan yang cukup tajam. Peningkatan yield obligasi pemerintah ini secara otomatis mengerek biaya penerbitan utang baru bagi negara serta memperketat likuiditas di dalam sistem perbankan nasional.
Tidak hanya SBN, instrumen moneter yang diterbitkan oleh bank sentral yaitu SRBI juga tidak luput dari tekanan aksi jual asing. Investor asing tercatat mengurangi kepemilikan pada instrumen pro-pasar tersebut demi memindahkan dana ke aset yang dianggap lebih likuid di luar negeri.
Menghadapi tekanan eksternal yang masif ini, Bank Indonesia menegaskan telah mengaktifkan seluruh instrumen stabilisasi nilai tukar dan pasar keuangan. Langkah intervensi ganda dilakukan secara intensif di pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward, serta pembelian SBN di pasar sekunder.
"Bank Indonesia terus berada di pasar untuk memastikan kecukupan likuiditas dan menjaga agar transmisi suku bunga tidak terganggu secara berlebihan oleh gejolak eksternal ini," lanjut perwakilan otoritas moneter tersebut menegaskan komitmennya.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.