Bahlil Lahadalia Desak Pihak Berwenang Tolak Lobi Ekspor Listrik Singapura

Jakarta, Aktualis.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pemangku kepentingan dan pihak berwenang di Indonesia agar tidak mudah melobi atau menyetujui permintaan Singapura terkait rencana ekspor listrik. Kebijakan pengiriman energi hijau ke luar negeri dinilai memerlukan kajian mendalam demi mencegah potensi ancaman terhadap kedaulatan energi nasional di masa mendatang.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul eskalasi pembicaraan bilateral antara konsorsium energi regional dan otoritas terkait mengenai suplai listrik bersih dari wilayah kepulauan Indonesia. Kementerian ESDM menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan domestik harus menjadi prioritas mutlak sebelum memikirkan pengiriman komoditas strategis ke negara tetangga.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Dalam beberapa bulan terakhir, Singapura secara aktif menjajaki kerja sama pengadaan energi terbarukan dari sejumlah negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, guna memenuhi target dekarbonisasi mereka. Namun, langkah ini memicu kekhawatiran dari berbagai kalangan pengamat energi domestik terkait kesiapan infrastruktur dan kecukupan pasokan jangka panjang.

"Kita tidak boleh serta-merta melobi atau meluluskan permintaan ekspor energi tanpa menghitung secara cermat dampaknya terhadap ketahanan kelistrikan nasional kita sendiri," ujar Bahlil Lahadalia saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Rabu.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement