Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Umumkan Pembangunan PLTN di Batam dan Halmahera
"Kami memahami betul bahwa isu nuklir selalu menghadirkan kekhawatiran tersendiri di tengah masyarakat, sehingga transparansi dalam setiap dokumen peta jalan proyek ini menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi," ujar Bahlil dalam keterangan resminya pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Bahlil menambahkan bahwa pemilihan teknologi untuk reaktor di Batam dan Halmahera akan mengacu pada standar keselamatan mutakhir yang terbukti tahan terhadap potensi gempa bumi. Pemerintah berencana menggandeng sejumlah vendor teknologi nuklir global yang memiliki rekam jejak keselamatan mumpuni dan ramah lingkungan.
"Kami tidak akan berkompromi sedikit pun terhadap aspek keselamatan warga dan lingkungan sekitar, karena itu teknologi yang dipilih harus dari generasi terbaru yang memiliki sistem pengamanan pasif otomatis," tambahnya menegaskan komitmen pemerintah terhadap mitigasi risiko.
Di sisi lain, para pakar nuklir dari perguruan tinggi negeri mendesak agar pemerintah tidak terburu-buru mengeksekusi proyek fisik sebelum regulasi turunan terkait pengelolaan limbah radioaktif disahkan secara hukum. Kepastian hukum mengenai pengelolaan limbah jangka panjang dinilai krusial untuk mencegah timbulnya masalah lingkungan di masa mendatang.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.