Airlangga Hartarto Kucurkan Anggaran Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening
Jakarta, Aktualis.ID - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian resmi menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 1,28 triliun untuk merealisasikan program satu orang satu rekening guna memperluas inklusi keuangan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Kebijakan strategis ini dirancang untuk menjangkau populasi yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan formal, sekaligus mendorong percepatan pemerataan ekonomi nasional secara menyeluruh.
Mekanisme penyaluran anggaran jumbo tersebut akan difokuskan pada penguatan infrastruktur digital perbankan, subsidi biaya administrasi pembukaan rekening baru, serta pendampingan langsung bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Pemerintah menggandeng bank-bank milik negara serta lembaga keuangan mikro untuk memastikan dana triliunan rupiah tersebut tepat sasaran tanpa ada kebocoran.
"Alokasi anggaran Rp 1,28 triliun ini bukan sekadar angka administratif, melainkan instrumen fiskal yang kami dorong agar setiap warga negara dewasa di Indonesia memiliki akses resmi terhadap sistem perbankan nasional," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan resminya pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Target utama dari program masif ini adalah kelompok masyarakat unbanked dan underbanked yang mencakup pelaku usaha mikro, petani, nelayan, serta buruh informal di pelosok daerah. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, masih terdapat puluhan juta penduduk dewasa yang belum memiliki rekening bank pribadi akibat kendala geografis dan keterbatasan persyaratan administratif.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.