Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Picu Audit Senpi dan Pengawasan Psikologis

Redaksi - Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Picu Audit Senpi dan Pengawasan Psikologis

"Audit izin kepemilikan senjata api dinas tidak boleh lagi dilakukan secara administratif semata. Polri harus menerapkan sistem gugur yang ketat berbasis kondisi mental riil di lapangan, bukan sekadar formalitas tahunan," ujar pengamat kepolisian dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Selain persoalan prosedur senjata, investigasi internal juga mulai menyasar dugaan aksi perundungan yang sistemik di lingkungan satuan kerja tempat kedua personel bertugas. Sejumlah saksi dari kalangan internal kepolisian kini diperiksa secara maraton untuk mengungkap apakah tekanan psikologis kronis turut mendahului tragedi penembakan tersebut.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

"Praktik perundungan senior kepada junior atau antarrekan di lingkungan internal kepolisian harus diberantas sampai akar-akarnya. Jika ada pembiaran oleh komandan satuan, sanksi tegas mutlak dijatuhkan tanpa pandang bulu," tegas komisioner lembaga pengawas kepolisian saat dimintai konfirmasi terkait insiden Pondok Cabe.

Dampak turunan dari peristiwa ini langsung dirasakan pada tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian yang sedang berbenah. Desakan reformasi kultural kembali menggema dari berbagai elemen masyarakat sipil yang menuntut transparansi penuh dalam proses peradilan etik maupun pidana terhadap oknum anggota yang terlibat.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement