693 Murid dan 14 Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan Makanan Gizi, Program SPPG Dihentikan

Semarang, Aktualis.ID - Sebanyak 693 murid dan 14 guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Semarang diduga mengalami keracunan makanan berbasis gizi yang disediakan oleh program Sistem Pangan dan Gizi Pelajar (SPPG) pada Sabtu, 01 Agustus 2026, kemarin. Insiden ini terjadi di lingkungan sekolah tersebut, menyebabkan program SPPG yang bertujuan meningkatkan asupan nutrisi pelajar dihentikan sementara waktu.

Para korban mulai merasakan gejala mual, muntah, pusing, dan diare beberapa jam setelah mengonsumsi makan siang yang disajikan. Sebagian besar murid dan guru yang terdampak segera dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat, termasuk Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi dan beberapa puskesmas di Kota Semarang, untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Hingga hari ini, Minggu, 02 Agustus 2026, sebagian besar korban telah menunjukkan perbaikan kondisi, meskipun beberapa masih dalam observasi.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang telah memulai penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti keracunan massal ini. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang, Kompol Budi Santoso, menyatakan bahwa timnya telah mengambil sampel sisa makanan dan muntahan korban untuk diuji di laboratorium forensik. "Kami telah mengamankan sampel makanan yang disajikan kemarin, termasuk bahan baku yang tersisa, serta mengambil keterangan dari pihak penyedia katering dan manajemen sekolah. Proses uji laboratorium sedang berjalan untuk memastikan kontaminan penyebab keracunan," ujar Kompol Budi Santoso, Minggu (02/08/2026).

Dinas Kesehatan Kota Semarang juga turun tangan melakukan investigasi epidemiologi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Siti Aminah, M.Kes., menyampaikan keprihatinannya dan memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik. "Prioritas kami adalah kesehatan para murid dan guru. Kami telah menginstruksikan penghentian sementara program SPPG di SMKN 6 Semarang hingga hasil investigasi menyeluruh keluar dan ada jaminan keamanan pangan yang ketat. Ini adalah ironi, program yang seharusnya menyehatkan justru menimbulkan insiden seperti ini," kata dr. Siti Aminah.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement