OJK Beberkan Penyebab Investor Asing Terus Jual Saham Indonesia
Jakarta, Aktualis.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hari ini, Kamis (30/7/2026), membeberkan sejumlah faktor utama yang menyebabkan investor asing terus melakukan aksi jual bersih (net sell) di pasar saham Indonesia. Penjelasan ini disampaikan di Jakarta di tengah tekanan jual yang signifikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama beberapa pekan terakhir.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menjelaskan bahwa sentimen global dan perbedaan suku bunga menjadi pemicu utama. Kondisi ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian serta kebijakan moneter ketat di negara-negara maju membuat investor mengalihkan dananya ke aset yang dianggap lebih aman atau memberikan imbal hasil lebih tinggi.
"Kami melihat adanya pergeseran preferensi investor asing yang cenderung mencari aset dengan risiko lebih rendah di tengah volatilitas pasar global. Kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat, misalnya, membuat daya tarik pasar obligasi AS meningkat, sehingga dana keluar dari pasar berkembang seperti Indonesia," ujar Inarno Djajadi dalam konferensi pers di kantor OJK, Jakarta.
Aksi jual bersih investor asing ini telah berlangsung secara konsisten sejak awal kuartal ketiga tahun ini, memberikan tekanan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Data BEI menunjukkan, total net sell investor asing hingga akhir Juli 2026 telah mencapai angka yang signifikan, memicu kekhawatiran akan stabilitas pasar modal domestik. Ironisnya, tekanan ini terjadi di tengah narasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif stabil, menunjukkan adanya disonansi antara fundamental makro dan persepsi investor global.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.