OJK menjelaskan faktor-faktor utama di balik aksi jual bersih investor asing di pasar saham Indonesia, menyoroti sentimen global dan perbedaan suku bunga.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menambah 37 emiten baru ke daftar saham High Growth hari ini, Rabu (15/7/2026), menjadikan total 51 emiten. Ini untuk panduan investor.
Berdasarkan data perdagangan bursa, saham BBCA ditutup melemah tajam ke level Rp6.050 per saham, atau turun 450 poin (-6,92%) dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp6.425. Jika ditarik dari awal tahun 2026 (year-to-date), harga saham bank swasta terbesar ini telah terkoreksi hingga lebih dari 24%.