Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL Commuterline Lumpuhkan Lintas Utara
Redaksi - Kondisi parah lokomotif KAI dan gerbong penumpang setelah mengalami tabrakan. Bagian depan lokomotif (sisi kiri, dengan logo KAI) hancur total, dengan hidung kabin yang ringsek dan logam yang terpelintir.
Bekasi, Aktualis.ID - Awan kelabu kembali menyelimuti sektor transportasi publik nasional. Sebuah insiden nahas berskala besar terjadi tatkala Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo menghantam rangkaian KRL Commuterline di perlintasan Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4) siang. Tabrakan yang memicu dentuman keras ini tak pelak mengakibatkan kerusakan struktural masif pada kedua armada, memicu jatuhnya korban, serta memaksa otoritas terkait untuk segera menginisiasi status tanggap darurat di lokasi kejadian.
Pantauan langsung tim Aktualis.ID di episentrum kecelakaan memperlihatkan eskalasi kepanikan yang tinggi di tengah masyarakat dan penumpang. Benturan fatal tersebut terjadi saat KRL Commuterline tengah melakukan prosedur naik-turun penumpang di peron stasiun, sebelum secara mengejutkan ditabrak dari arah belakang oleh lokomotif KA Argo Bromo. Gerbong pamungkas KRL dan lokomotif Argo Bromo terpantau ringsek parah dan keluar dari jalur rel.
"Tiba-tiba ada dentuman sangat keras dari arah belakang, disusul guncangan hebat yang membuat lampu gerbong seketika padam. Penumpang langsung terpelanting dan berteriak histeris mencari jalan keluar," ungkap Rudi (34), salah satu penumpang KRL yang berhasil menyelamatkan diri dengan luka memar di lengan. Saat ini, tim SAR gabungan bersama pemadam kebakaran, TNI, Polri, dan tenaga medis tengah berpacu dengan waktu. Mereka berjibaku menggunakan peralatan pemotong baja berat untuk mengevakuasi para penumpang yang masih terjebak di dalam himpitan badan kereta.
Meski otoritas berwenang belum merilis data resmi terkait jumlah fatalitas, sirene puluhan ambulans terus meraung membelah kemacetan, mengevakuasi korban dengan eskalasi luka ringan hingga kritis menuju RSUD Chasbullah Abdulmadjid dan RS Mitra Keluarga Bekasi Timur. Guna memfasilitasi kebutuhan informasi yang mendesak, PT KAI (Persero) telah mendirikan posko krisis di area luar stasiun bagi keluarga korban. Di sisi lain, misteri mengenai bagaimana dua rangkaian kereta dapat berada di blok persinyalan yang sama kini menjadi fokus utama.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.