Buka Mafia BBM di Lembata, Monopoli Barcode Hingga Dugaan Peran Petugas SPBU Terungkap

Dokumen Prokompim Setda Lembata. - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq saat memimpin Rapat Koordinasi Penyaluran BBM Bersubsidi. Senin,(29/6/2026).

Bupati Tuaq meminta, segera disusun regulasi dan standar operasional prosedur (SOP) baru sebagai dasar pelaksanaan Operasi Transparansi BBM bersama aparat keamanan. Fokus pengawasan akan diarahkan pada dugaan penyimpangan di tingkat SPBU, agen penyalur, maupun pihak-pihak yang memanfaatkan celah distribusi untuk kepentingan pribadi.

Selain penertiban, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperbaiki distribusi BBM, termasuk pembukaan subpenyalur baru di wilayah yang sulit dijangkau nelayan serta upaya pemerataan distribusi kuota antarlokasi pelayanan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pelayanan dan mengurangi antrean panjang yang selama ini terjadi.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Menutup rapat, Bupati dan Wakil Bupati sepakat bahwa reformasi tata kelola distribusi BBM subsidi harus segera diwujudkan. Seluruh pihak, termasuk SPBU dan agen penyalur, akan diminta menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencegah praktik penyimpangan.

Dengan dukungan penuh aparat kepolisian, Pemerintah Kabupaten Lembata kini bersiap melakukan pengawasan lebih ketat dan penindakan hukum terhadap setiap bentuk penyalahgunaan BBM subsidi. Langkah ini diharapkan mampu menjawab keresahan masyarakat sekaligus memastikan subsidi benar-benar diterima oleh nelayan dan kelompok masyarakat yang berhak.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement