Mahkamah Agung Loloskan 2.392 Peserta Seleksi Calon Hakim 2026
Transparansi jadwal dan titik lokasi ujian berbasis komputer atau CAT menjadi tuntutan mutlak yang disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat sipil. Ketiadaan kejelasan jadwal dikhawatirkan dapat dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.
"Keterbukaan informasi adalah benteng utama pencegahan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam rekrutmen aparat penegak hukum. Publik berhak mengawasi setiap jengkal proses seleksi ini," tegas pengamat hukum tata negara dari Universitas Indonesia, Dr. Fitriana Mardian.
Selain jadwal ujian tertulis, para peserta yang lolos seleksi administrasi juga menantikan kepastian mengenai materi uji substansi hukum, asesmen psikologi, serta wawancara integritas. Kompleksitas tahapan lanjutan ini menuntut kesiapan infrastruktur teknologi informasi yang handal dari panitia seleksi.
"Kami sudah siap menghadapi tes lanjutan kapan pun diumumkan, tetapi kepastian waktu sangat penting bagi peserta dari luar daerah yang harus mengatur akomodasi dan izin kerja," kata salah seorang peserta seleksi asal Surabaya, Dimas Prasetyo.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.