Sejumlah Kampus Indonesia Geser Peringkat dalam QS WUR 2027
Selain kampus-kampus besar di Pulau Jawa, sejumlah perguruan tinggi swasta dan negeri di luar Jawa juga mulai merangkak naik ke dalam daftar pemeringkatan global. Kehadiran kampus-kampus daerah ini menunjukkan adanya pemerataan mutu pendidikan tinggi, meskipun tantangan pendanaan riset mandiri masih dirasakan cukup berat.
Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) turut memberikan pandangan terkait hasil pemeringkatan ini. Ketua Umum Aptisi, Dr. Budi Santoso, menilai bahwa regulasi birokrasi yang kerap membebani dosen dalam urusan administratif sering kali mengalihkan fokus utama sivitas akademika dari kewajiban tri dharma perguruan tinggi, khususnya penelitian dan pengabdian masyarakat.
"Birokrasi internal kampus yang terlalu kaku dan regulasi eksternal yang gemuk sering kali membuat para akademisi kita kehabisan energi untuk menulis jurnal internasional bereputasi tinggi," tegas Budi.
Dengan diumumkannya hasil QS WUR 2027 ini, seluruh perguruan tinggi di Indonesia didorong untuk segera melakukan audit internal guna memperbaiki kelemahan pada indikator akademik yang dinilai masih tertinggal sebelum periode penilaian berikutnya dimulai.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.