Menteri Energi UAE, Suhail Al Mazrouei, menegaskan bahwa pemilihan waktu (timing) adalah kunci utama dari kebijakan kedaulatan ini. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa saat ini semua pihak tengah terkendala oleh penutupan jalur distribusi utama, sehingga keluarnya UAE tidak akan memberikan tekanan harga yang mengejutkan bagi negara-negara sahabat.
Selama bertahun-tahun, UAE merasa kapasitas produksinya yang masif dibatasi oleh kuota ketat OPEC, sementara kebutuhan untuk mendanai visi transformasi ekonomi nasional semakin mendesak. Analis energi senior, Dr. Hamdan Al-Mansoori, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk adaptasi terhadap realitas pasar yang baru.