SRC - F1 2026: Kalender 24 Seri + Era Power Unit Baru, Formula1.com Beberkan Detailnya

F1 2026: Kalender 24 Seri + Era Power Unit Baru, Formula1.com Beberkan Detailnya

SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA

Namun 2026 bukan cuma soal “24 seri”—ini juga momen reset teknis besar. F1 menekankan bahwa kalender 2026 berjalan bersamaan dengan hadirnya regulasi baru dan penggunaan advanced sustainable fuels.

Salah satu perubahan utama ada pada power unit. Dalam sesi tanya-jawab resmi Formula1.com, F1 menegaskan pada 2026 akan ada lima pabrikan power unit: Mercedes, Ferrari, Red Bull-Ford, Honda (kembali sebagai pabrikan penuh), dan Audi.

Baca juga Sponsored / Suggested
Baca juga Sponsored / Suggested

Artikel yang sama juga memetakan dinamika pemasok: Mercedes memasok beberapa tim pelanggan, Ferrari memasok tim works plus pelanggan, sementara Red Bull-Ford untuk dua tim Red Bull, Honda untuk Aston Martin, dan Audi untuk tim Audi.

Secara arsitektur, F1 mempertahankan basis 1.6-liter turbo V6, tetapi melakukan perubahan besar dengan menghapus MGU-H.

Penghapusan MGU-H dipaparkan sebagai upaya membuat paket hybrid lebih sederhana dan lebih “road-relevant”, karena teknologi MGU-H dinilai tidak banyak diadopsi di mobil jalan raya.

Yang penting: porsi elektrifikasi justru naik tajam. Formula1.com menyebut era sebelumnya sekitar 20% tenaga berasal dari sistem elektrik, sementara target 2026 naik menjadi sekitar 50%.

Untuk mencapai itu, MGU-K baru menjadi jauh lebih kuat: output naik menjadi 350 kW (dari 120 kW) serta kemampuan recovery energi meningkat saat pengereman, coasting, bahkan pada fase on-throttle tertentu.

Karena manajemen energi makin krusial, F1 juga menjelaskan istilah yang akan sering terdengar pada 2026: mulai dari strategi harvesting yang lebih beragam sampai tombol Boost (Boost Button) yang mengatur profil deployment tenaga elektrik.

Di sisi duel di trek, Formula1.com menegaskan ada Overtake mode yang menggantikan konsep DRS sebagai alat bantu menyalip; aktivasi bergantung kondisi (misalnya berada dalam jarak satu detik di titik deteksi), lalu memberi profil elektrik tambahan untuk membantu serangan.

Sementara itu, dari sisi aerodinamika, F1 memperkenalkan Active Aero: sudut elemen sayap depan-belakang dapat berubah, dengan mode low-drag di lintasan lurus yang tersedia untuk semua pembalap pada designated straights.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Advertisement