SRC - Gencatan Senjata AS-Iran: Trump Klaim Teheran Setuju Serahkan 'Debu Nuklir', Iran Membantah Keras
Gencatan Senjata AS-Iran: Trump Klaim Teheran Setuju Serahkan 'Debu Nuklir', Iran Membantah Keras
Di sisi lain, narasi sepihak dari Washington ini tidak sepenuhnya diamini oleh Teheran. Otoritas Iran dengan cepat merespons dan membantah keras klaim Presiden Trump mengenai konsesi uranium. Pihak Iran menegaskan bahwa mereka tidak pernah menyetujui klausul apa pun yang mewajibkan penyerahan atau transfer uranium yang telah diperkaya ke pihak luar. Penyangkalan ini mengindikasikan bahwa perundingan masih sangat rapuh dan diwarnai oleh jurang perbedaan yang tajam.
Sementara itu, komunitas internasional dan pasar global merespons dinamika ini dengan penuh kehati-hatian. Para diplomat dan pejabat dari negara-negara Teluk serta Eropa memproyeksikan bahwa penyusunan draf kesepakatan damai yang permanen dan komprehensif akan memakan waktu setidaknya enam bulan.
Di tengah proses negosiasi yang masih alot, para pemimpin Eropa dan Teluk mendesak agar prioritas utama saat ini adalah segera membuka kembali Selat Hormuz. Pembukaan blokade di jalur air strategis tersebut dinilai sangat mendesak, mengingat statusnya sebagai salah satu urat nadi utama lalu lintas perdagangan minyak global yang sangat memengaruhi stabilitas ekonomi dunia. (Redaksi/Aktualis.id)
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.