Ilustrasi - Pengendalian Inflasi
Inflasi Awal 2026 Menguat 3,55% YoY: Pangan, Listrik, dan Ujian Daya Beli
Menariknya, secara bulanan BPS mencatat deflasi 0,15% (m-to-m) dan deflasi 0,15% (year-to-date/y-to-d) pada Januari 2026.
Kombinasi “inflasi tahunan naik, tapi bulanan deflasi” biasanya terjadi karena efek basis (base effect) dan pergeseran harga yang tidak merata di berbagai kelompok pengeluaran.
Dengan kata lain, beberapa komoditas bisa turun dibanding Desember, tetapi harga rata-rata Januari 2026 tetap jauh lebih tinggi dibanding Januari 2025.
Sejumlah laporan media mengaitkan tekanan inflasi tahunan dengan kenaikan tarif listrik, harga emas perhiasan, serta komoditas seperti beras yang ikut membentuk persepsi “harga harian” masyarakat.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.