Intensitas Hujan Tinggi Picu Longsor Meluas di Desa Oinlasi, 35 Kepala Keluarga Terdampak Parah
Redaksi - Seorang warga berdiri meratapi rumah adat tradisionalnya yang mengalami kerusakan struktural parah dihantam material longsor.
Selain rumah utama, kerusakan parah juga menimpa bangunan-bangunan semi-permanen dan rumah adat tradisional (Ume Kbubu/dapur) yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Beberapa dinding rumah tampak roboh dan atap rumbianya berantakan akibat struktur tanah yang bergeser.
"Ini dapur hancur. Atap rusak, tanah miring semua." ungkap warga lainnya dengan bahasa yang sederhana namun sarat akan kesedihan melihat tempatnya menyimpan hasil bumi rusak diterjang longsor.
Tak hanya mengancam bangunan, akses jalan di sekitar pekarangan dan antar-rumah warga juga lumpuh. Tanah yang tergerus air membentuk erosi dalam, membuat mobilitas warga menjadi sangat sulit dan berbahaya, terlebih di malam hari.
"Jalan putus, su tidak bisa lewat. Tanah lari ke bawah. Bahaya kalau malam, takut jatuh," kata seorang warga yang akses rumahnya kini terisolir akibat retakan tanah.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.