SRC - Lebih dari Sekadar Musisi, Vidi Aldiano Menyisakan Kisah Sunyi yang Layak Dikenang

Lebih dari Sekadar Musisi, Vidi Aldiano Menyisakan Kisah Sunyi yang Layak Dikenang

SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA

Bagian inilah yang menjadikan Vidi berbeda di mata banyak penggemarnya, ia tidak hanya berbagi kabar sakit, tetapi juga memperlihatkan bagaimana seseorang berusaha mempertahankan martabat, rutinitas, dan identitasnya di tengah kondisi medis yang berat. Kesimpulan ini merupakan pembacaan dari pola pemberitaan atas kondisi Vidi selama sakit dan saat wafatnya.

Di tengah budaya media yang sering menempatkan penyakit tokoh publik sebagai rangkaian “naik-turun kondisi” atau “detik-detik terakhir”, kisah Vidi justru bisa dibaca sebagai pelajaran tentang keberanian untuk tetap menjadi diri sendiri. Ia tidak membangun citra sebagai orang yang selalu kuat, tetapi juga tidak membiarkan penyakit sepenuhnya mengambil alih narasi tentang dirinya.

Baca juga Sponsored / Suggested
Baca juga Sponsored / Suggested

Di titik itu, Vidi memberi warisan yang lebih dalam daripada sekadar lagu-lagu yang ia tinggalkan: ia ikut mengajarkan publik bahwa orang yang sakit tidak selalu ingin dilihat sebagai orang yang kalah.

Kabar duka yang dikonfirmasi keluarga dan rekan-rekannya pada Sabtu sore tentu meninggalkan kehilangan besar bagi industri musik Indonesia. ANTARA menyebut Vidi sebagai salah satu penyanyi pop yang mewarnai industri musik Tanah Air sejak akhir 2000-an lewat lagu-lagu seperti “Nuansa Bening”, “Status Palsu”, dan “Cinta Jangan Kau Pergi.”

Like 2
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement