Setelah Final FIFA Series 2026, Indonesia Kehilangan 3,81 Poin FIFA

SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA

Berdasarkan data FIFA, ranking Indonesia sebelumnya sempat menanjak setelah beberapa kemenangan di pertandingan persahabatan dan kualifikasi. Namun, kekalahan tipis di final ini menimbulkan efek penurunan yang cukup signifikan. Hal ini mengingatkan bahwa margin skor kecil sekalipun bisa memengaruhi poin global. Herdman pun menekankan evaluasi setiap laga untuk memaksimalkan perolehan poin FIFA.

Bulgaria, sebagai lawan, berhasil memanfaatkan momentum untuk menambah poin di ranking. Sistem FIFA memberikan lebih banyak poin ketika mengalahkan tim yang berada di peringkat lebih tinggi. Meskipun Indonesia berada di posisi yang relatif menengah, Bulgaria berhasil menekan posisi Indonesia dengan satu gol. Hal ini menunjukkan bahwa strategi skor optimal sangat penting dalam konteks ranking FIFA.

Baca juga Sponsored / Suggested
Baca juga Sponsored / Suggested

Dampak peringkat FIFA juga mempengaruhi peluang Indonesia di turnamen besar. Posisi ke-121 membuat Indonesia masih harus berjuang lebih keras untuk menghadapi tim unggulan. Seed dan undian grup kompetisi internasional ditentukan berdasarkan peringkat FIFA, sehingga setiap poin menjadi krusial. Herdman menyadari hal ini dan menjadikan ranking sebagai fokus perencanaan tim jangka panjang.

Di tingkat ASEAN, Indonesia masih menjadi salah satu tim terkuat. Posisi tiga besar ASEAN memberi keuntungan regional, tetapi persaingan dengan Thailand dan Vietnam tetap ketat. Perbedaan poin yang tipis menunjukkan bahwa turnamen regional akan berpengaruh besar terhadap peringkat global. Strategi nasional kini harus seimbang antara kemenangan regional dan pencapaian global.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement