YTPI Jawab Kerinduan Masyarakat Tubuhue: Kolaborasi Yayasan, Pemdes dan Tokoh Adat Wujudkan Sekolah Gratis
Redaksi - Para orang tua adat, tuan tanah, dan tokoh pemerintah Desa Tubuhue berdiri bersama pengurus Yayasan Pendidikan Taepina Pah Indonesia setelah menyelesaikan agenda sosialisasi di Kantor Desa Tubuhue
Dukungan krusial juga datang dari para tokoh adat dan pemilik lahan, di antaranya keluarga besar Nubatonis, Bansae, dan Beti. Urias Betty, selaku salah satu tokoh tuan tanah, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran sekolah ini di tanah mereka. "Terima kasih telah mendengar dan mewujudkan kerinduan kami tentang adanya akses pendidikan tingkat lanjut. Terkait persiapan lokasi, kalau tanah saya selalu siap, hari ini pun jika ingin dibuatkan surat pelepasan hak maka saya buat," tegas Urias Betty dengan penuh haru.
Namun, di tengah antusiasme tersebut, ketertiban administrasi tetap menjadi prioritas utama guna menjamin keberlanjutan sekolah di masa depan. Tokoh pemerintah sekaligus tokoh adat, Yes Liufeto, S.E., mengingatkan pentingnya kesepakatan kolektif terkait legalitas lahan. "Kita harus memastikan proses pembangunan direncanakan secara baik sejak awal, termasuk masalah tanah. Diharapkan semua orang tua menyepakati dan mengesahkan pelepasan hak agar dapat mengantisipasi terjadinya masalah di kemudian hari," tuturnya.
Kini, seluruh elemen desa mulai dari tokoh agama hingga tokoh masyarakat mulai bergerak melakukan sosialisasi intensif guna mengajak anak-anak muda di Tubuhue kembali ke bangku sekolah demi membangun daerah mereka sendiri.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.