Pada Rabu, 4 Maret 2026, televisi pemerintah Iran sempat melaporkan bahwa peti jenazah Khamenei akan ditempatkan di Mosalla Teheran untuk penghormatan publik. Akan tetapi, jadwal itu kembali berubah, dari siang ke malam, lalu kembali ditunda tanpa kepastian waktu.
Pernyataan resmi tersebut menyebut Khamenei sebagai seorang “martir” yang gugur saat menjalankan tugas negara. Pemerintah menegaskan bahwa kematiannya akan menjadi titik awal kebangkitan baru dalam perjuangan melawan pihak-pihak yang mereka sebut sebagai penindas.
Pemerintah Israel menyatakan serangan itu bersifat preventif untuk mengantisipasi ancaman yang dinilai berasal dari Iran. Otoritas di Tel Aviv mengklaim memiliki informasi intelijen terkait potensi serangan yang tengah dipersiapkan.