Penundaan ini dinilai sebagai sinyal de-eskalasi pertama setelah ketegangan meningkat tajam akibat ancaman serangan terhadap fasilitas vital Iran.
Sementara itu, Reuters menulis bahwa banyak negara Teluk kini justru mendesak Washington agar tidak menghentikan perang sebelum kemampuan militer Iran benar-benar dilumpuhkan. Menurut sejumlah sumber Teluk dan diplomat Barat-Arab, serangan Iran ke enam negara Teluk telah mengubah kalkulasi politik kawasan dan memperkuat desakan agar ancaman dari Teheran dine
Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari Kremlin mengenai kabar tersebut. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov justru menolak berkomentar saat ditanya soal laporan yang menyebut Mojtaba berada di Moskow untuk berobat.
Menanggapi tuduhan itu, Netanyahu bercanda dengan meminta orang yang merekam untuk menghitung jari tangannya.
Pezeshkian menyatakan perang tersebut, menurut versi Teheran, dipicu oleh “rezim Zionis” dan Amerika Serikat. Karena itu, ia menegaskan bahwa penyelesaian tidak cukup hanya dengan penghentian serangan, tetapi harus disertai pengakuan politik dan jaminan keamanan yang lebih luas bagi Iran.
Pengumuman pengangkatan Mojtaba muncul di tengah perang yang berkecamuk antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel setelah serangan udara besar yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei, pada akhir Februari.
ojtaba Khamenei lahir pada 8 September 1969 di kota suci Mashhad. Ia merupakan anak kedua dari Ali Khamenei dan tumbuh dalam keluarga yang sangat berpengaruh dalam politik dan keagamaan Iran.
Trump kemudian menegaskan bahwa hasil akhir yang ia inginkan adalah Iran menyerah, atau setidaknya dibuat tidak lagi berguna dari sisi kemampuan militer. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Gedung Putih masih mempertahankan garis keras terhadap Teheran di tengah eskalasi konflik yang terus berkembang.