Pezeshkian menyatakan perang tersebut, menurut versi Teheran, dipicu oleh “rezim Zionis” dan Amerika Serikat. Karena itu, ia menegaskan bahwa penyelesaian tidak cukup hanya dengan penghentian serangan, tetapi harus disertai pengakuan politik dan jaminan keamanan yang lebih luas bagi Iran.