Yang paling menyita perhatian adalah dua video pendek yang muncul pada malam 25 Maret. Video pertama yang kemudian dihapus menampilkan rekaman ponsel mengarah ke bawah, memperlihatkan sepatu bot hitam dan suara perempuan yang bertanya, “It’s launching soon, right?”, lalu dijawab suara laki-laki di luar kamera.
Sementara itu, Reuters menulis bahwa banyak negara Teluk kini justru mendesak Washington agar tidak menghentikan perang sebelum kemampuan militer Iran benar-benar dilumpuhkan. Menurut sejumlah sumber Teluk dan diplomat Barat-Arab, serangan Iran ke enam negara Teluk telah mengubah kalkulasi politik kawasan dan memperkuat desakan agar ancaman dari Teheran dine
Pezeshkian menyatakan perang tersebut, menurut versi Teheran, dipicu oleh “rezim Zionis” dan Amerika Serikat. Karena itu, ia menegaskan bahwa penyelesaian tidak cukup hanya dengan penghentian serangan, tetapi harus disertai pengakuan politik dan jaminan keamanan yang lebih luas bagi Iran.