Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyatakan bahwa ia telah menandatangani perintah eksekutif yang bertujuan menjaga keamanan energi nasional.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan menyebutnya sebagai bagian dari manipulasi informasi.
Harga minyak melonjak setelah Iran menghentikan lalu lintas melalui Selat Hormuz, jalur penting yang mengangkut sekitar 20% minyak dunia.